Tinta : 13
Catatan kaki untuk Yunis
Arthur S Nalan*)
Arthur S Nalan*)
Membaca 65 puisi yang digoreskan tangan perempuan yang punya “api gelora kepenyairan yang langka” karena wujudnya bisa berupa kilasan-kilasan kesan yang sublime, lewat kata-kata terpilih yang tak terduga, walaupun berbicara tentang “sepi”, “pengakuan”, “kegamangan” serta “pilihan-pilihan”. Ambil contoh yang saya anggap kilasan sepi adalah puisi yang berjudul Teratai, metaphor teratai menjadi tepat ketika sendiri di telaga, menikmati dini hari. Dan dalam gelapnya kamar, bisa kamar hati maupun kamar jiwa. Sepi terasa, apalagi kalau puisi ini direnungkan di malam sunyi, coba saja.
Sedangkan kilasan pengakuan diwakili oleh puisi yang berjudul Akhir Perjalanan, sebuah ajakan untuk kembali pada kesadaran lewat metaphor pakaian terbaikmu, tetapi untuk kehadiran sebuah gumpalan kekecewaan yang di metaphorkan pula dengan janin yang diaborsi berarti digugurkan bukan pada saat yang tepat. Sementara kilasan kegamangan yang berjudul Minggat, penyairnya ingin lari dari sebuah dunia yang palsu tapi terasa gamang karena ditutup dengan bertanya, komitmen entahlah dimana benda abstrak itu berada. Untuk puisi yang terasa sebagai pilihan-pilihan, diantaranya puisi-puisi Air Mata, Luka, Rasa, Jarak dan banyak lagi. Tetapi saya paling suka puisi yang berjudul Tunggu, karena terasa ada kerinduan yang dalam dan intens, hati seorang perempuan yang mendambakan kasih sayang.
Tunggu
Sayang,
Aku akan tiba di kota biru
Sebelum pagi habis
Meluncur di ujung gelas kopimu
Kesan setelah membaca 65 puisi Yuni ini, terasa “berkecamuk” berbagai perasaan dan ia memang mengajak merenung tentang pertautan antara dua insan, laki dan perempuan. Posisi yang diambilnya adalah seorang perempuan yang mempertanyakan hakekat kasih sayang yang tak lupa ada nafsu di dalamnya, baik amarah maupun birahi. Puisi memang sublimasi, tetapi puisi bukan hanya sekedar curahan hati. Jalan masih panjang untuk kau jelang, menjadi penyair perlu membangun suara hati dengan jiwa Sanyasi (ingat drama Tagore). Saya hanya baru bisa membuat catatan kaki. Selamat.
Bandung, 27 September 2005
*)Penulis adalah Rektor STSI Bandung, penulis essai dan naskah drama dan pengamat seni
4 Comments:
bagus banget sih... puisinya jadi k bawa ke awang2 nih... btw barter link nyuk aku ada official website www.ryker.tk kamu pernah isi guestbooknya aku tau website ini dari guestbook itu.
Barter link
www.rykers.tk
www.ryker.tk
See u at the top!
Enjoyed a lot! » »
Very nice site! benq australia projectors ny camping arts culinary denver school Clear lake boating regulations Phentermine canada in fioricet campings in frankrijk Bova fitness Beaumont vitamins Sdwcfb compactflash wifi card
best regards, nice info Fax stf http://www.malpractice-and-negligence-law-enforcement.info Wavefront lasik st thomas london Seo experts switzerland Free dvd software downloads coleman camping stoves 945 volvo Fishing blog Lottery results for jan 25 Acne reconstruction in phoenix Theme rooms at clarion hotel in winnipeg Motorcycle used bmw Fulton county tax forclosure Osoyoos golf course home blonde Worlds apartreality tv Virtual dog racing Latin to english meaning ad orcum Blackjack basics Symptoms erectile dysfunction
Post a Comment
<< Home